Sekedar bacaan...
Directional Movement Indicator atau DMI, atau DI, biasanya digunakan bersamaan dengan indikator Average Directional Index (ADX) guna mengukur kekuatan arah trend. DMI terdiri atas dua garis yaitu DMI+ atau DI+, yang menunjukkan perubahan harga postif dan DMI- atau DI- yang menunjukkan perubahan harga negatif. Baik ADX, DMI+ dan DMI- bergerak dalam range level 0 hingga 100.
Pada platform trading DMI+ biasanya berwarna hijau atau biru dan menunjukkan kecenderungan uptrend, DMI- berwarna merah dan menunjukkan kecenderungan downtrend. Semakin tinggi nilai DMI+ atau DMI- pada suatu saat, semakin besar kekuatan uptrend atau downtrend. ADX adalah nilai rata-rata DMI+ dan DMI- pada periode tertentu, sehingga semakin tinggi nilai ADX maka kekuatan trend (bisa uptrend atau downtrend, tergantung dari besarnya DMI) akan semakin besar.
Sekedar bacaan tentang DMI...
Bagaimana cara membaca Indikator ini?
Untuk mengetahui trand apa yang sedang berlangsung kita bisa melihat pada dua garis DI+ dan DI-.
Jika DI+ (warna hijau) berada di atas DI- (warna merah) maka ini adalah pertanda bahwa trend yang sedang terjadi adalah UP TREND atau BULLISH
Sebaliknya ...
Jika DI+ (warna hijau) berada di bawah DI- (warna merah) maka ini adalah pertanda bahwa trend yang sedang terjadi adalah DOWN TREND atau BEARISH
Sekedar bacaan..
Bagaimana cara untuk membaca kekuatan trend yang sedang terjadi?
Setiap trend yang sedang terjadi memiliki kekuatan sebagai berikut
Weak TrendStrong TrendVery Strong TrendExtrem Strong TrendUntuk mengetahui kekuatan trend kita menggunakan indikator ADX yang terattach pada indikator DMI tersebut.
Pada contoh gambar yang ada di atas ADX diwakili oleh garis dalam bentuk dots (titik titik) warna putih. Dan jika anda lihat pada sisi sebelah kanan gambar tersebut ada nilai yang mewakili posisi dari ADX. dari nilai ini kita bisa menentukan kekuatan trend dengan data sebagai berikut
ADX
Directional Movement Indicator atau DMI, atau DI, biasanya digunakan bersamaan dengan indikator Average Directional Index (ADX) guna mengukur kekuatan arah trend. DMI terdiri atas dua garis yaitu DMI+ atau DI+, yang menunjukkan perubahan harga postif dan DMI- atau DI- yang menunjukkan perubahan harga negatif. Baik ADX, DMI+ dan DMI- bergerak dalam range level 0 hingga 100.
Pada platform trading DMI+ biasanya berwarna hijau atau biru dan menunjukkan kecenderungan uptrend, DMI- berwarna merah dan menunjukkan kecenderungan downtrend. Semakin tinggi nilai DMI+ atau DMI- pada suatu saat, semakin besar kekuatan uptrend atau downtrend. ADX adalah nilai rata-rata DMI+ dan DMI- pada periode tertentu, sehingga semakin tinggi nilai ADX maka kekuatan trend (bisa uptrend atau downtrend, tergantung dari besarnya DMI) akan semakin besar.
Sekedar bacaan tentang DMI...
Bagaimana cara membaca Indikator ini?
Untuk mengetahui trand apa yang sedang berlangsung kita bisa melihat pada dua garis DI+ dan DI-.
Jika DI+ (warna hijau) berada di atas DI- (warna merah) maka ini adalah pertanda bahwa trend yang sedang terjadi adalah UP TREND atau BULLISH
Sebaliknya ...
Jika DI+ (warna hijau) berada di bawah DI- (warna merah) maka ini adalah pertanda bahwa trend yang sedang terjadi adalah DOWN TREND atau BEARISH
Sekedar bacaan..
Bagaimana cara untuk membaca kekuatan trend yang sedang terjadi?
Setiap trend yang sedang terjadi memiliki kekuatan sebagai berikut
Weak TrendStrong TrendVery Strong TrendExtrem Strong TrendUntuk mengetahui kekuatan trend kita menggunakan indikator ADX yang terattach pada indikator DMI tersebut.
Pada contoh gambar yang ada di atas ADX diwakili oleh garis dalam bentuk dots (titik titik) warna putih. Dan jika anda lihat pada sisi sebelah kanan gambar tersebut ada nilai yang mewakili posisi dari ADX. dari nilai ini kita bisa menentukan kekuatan trend dengan data sebagai berikut
ADX



Tidak ada komentar:
Posting Komentar