Minggu, 11 Maret 2018

CANDLETICK REVERSAL PATTER 1


  • MODEL HANGGING DAN HAMMER





CIRI-CIRI
  • Body candlestik lebih kecil dari panjang kakinya, 
  • Panjang Kaki 2x lebih panjang dari body
  • Bodi boleh berwarna hitam maupun Putih
  • Hammer dan Hangging Man tidak memiliki Upper Sahdow ( kaki atas)
Implikasi :
  • Hanya sekedar early warning bahwa penurunan mungkin akan segera berakhir jika muncul Hammer
  • Kenaikan akan segera berakhir bila muncul hangging man
  • Keduanya bukan lah sebuah kepastian, hanya warning
sebagian orang percaya bahwa Hammer dan Hannging man sebagai Pull Back Candle yang merupakan sebuah reversal signal yang cukup kuat asalkan Pull Back Candle terjadi setelah trand






  • OUTSIDE CENDLE


Antam beberapa hari terjadi penurunan tak henti-henti. sampai pada akhirnya tanggal 12 maret muncul candel yang berada di atas candel merah terakhir. candel hijau posisinya 100% berada di atas candel merah. tidak ada bagian candel hijau yang sejajar dengan candle merah yang terakhir, oleh karena itu cndle hiijau di sebut candle reversal ouside cande.


  • BELHT HOL LINE CNDLE
  • Belt Hold Line Pola Belt-Hold adalah pola candlestick tunggal yang serupa dengan candlestick Marubozu karena memiliki bodi besar yang besar dengan sedikit atau tanpa bayangan, menunjukkan kekuatan aktivitas bullish atau bearish.
  • Belt Hold Line akan efektif bila terjadi terus menerus, sehingga dapat memberkan knfirmasi bahwa Belt Hold Line merupakan awal tanda dari reversal patter
  • Baik garis bullish dan bearish belt-hold lebih dapat diandalkan saat berada di dekat pasar yang ekstrem seperti ditunjukkan oleh garis tren , support dan resistance , titik pivot dan moving averages . Mereka juga lebih penting saat mereka membentuk pola candlestick lainnya, seperti pola penutup awan gelap atau pola melengkung .

  • Belht Hold Line Up mengkonfirmasi sebaagai suatu reversal bila terjadi pada bullis

  • Belht Hold Line Down sebagai tanda market akan koreksi




Tidak ada komentar:

Posting Komentar